Titik terendah bukalah tempat kamu menyerah

” Ada saatnya kamu merasa hidup sedang tidak bersahabat. Masalah ditempat kerja belum selesai sudah ada lagi masalah dirumah belum lagi tagihan yang jadi beban. Ditambah ekspektasi sana sini yang jadi tuntutan. Jatuh bangun dalam kehidupan memang hal yang biasa. Kadang kita dibawah, Kadang kita di atas, Kita di bawah lagi. Saya yakin kamu pasti pernah mengalami kegagalan, Saya yakin kamu pasti pernah. Mengalami COBAAN dan UJIAN dalam hidup ini dan kamu pun tahu ketika kamu Optimis maka kegagalan itu bisa kamu ubah menjadi pembelajaran ketika kamu Optimis. Ujian itu bisa kamu Ubah menjadi pengalaman yang menguatkan. Tapi itu semua berbeda. Ketika kegagalan dan Kejatuha membawamu jauh Ke bawah. Semua itu berbeda ketika kamu berada di lembah kelam ketika kamu kehilangan segalanya semua yang sudah kamu bangun selama ini hancur dalam seketika. Semua itu berbeda ketika kamu berada di titik terendah dimana kamu merasa akhir dari segalanya tidak mudah memang. Sangat tidak mudah karena saya pun pernah mengalaminya tapi walaupun tidak mudah saya ingin kamu tetap Berdiri dan Hadap. Jangan lari, Jangan menghindar, Jangan juga Berdiam diri. Apalagi menyalahkan diri sendiri tapi hadapilah. Tidak mudah untuk bisa berada di titik terendah itu rasanya begitu menyakitkan, Begitu memalukan, Begitu menyedihkan tapi walaupun begitu. Hadapilah dengan ketegaran walaupun kamu harus jalani sendiri hadapi lah dengan segenap hati. Walaupun begitu banyak ketakutan yang menghantui perasaan. Hadapilah dengan keyakinan walaupun kadang kesedihan seringkali datang bercampur dengan penyesalan. Tapi hadapilah dengan ketegaran dan saya ingin kamu sadar. Saya ingin kamu sadar bahwa titik terendah itu bukanlah titik terakhirmu. Titik terendah bukanlah titik dimana kamu harus menyerah. Justru yang terjadi adalah sebaliknya titik terendah itu lah yang akan menjadi pijakan untuk kamu berdiri tegar mencapai kesuksesan. Titik terendah itulah yang akan menjadi Fondasi Kokoh untuk kamu Bertumbuh dan Menjulang tinggi. Hanya ada satu orang yang bisa membalikkan keadaan dan orang itu adalah KAMU. Hanya ada satu orang yang bisa mengubah kesedihan ini menjadi sebuah kemenangan dan orang itu adalah KAMU. Hanya ada satu orang yang bisa membuat cerita hidup ini berakhir dengan indah dan orang itu adalah KAMU. Walaupun kamu masih Terluka, Walaupun kamu pernah Kecewa, Walaupun yang kamu lakukan sekarang belum tentu ada hasilnya tapi tetap harus kamu lakukan. Kenapa?. Karena hanya kamu yang bisa melakukannya. Bukan orang lain, Bukan Orang Tuamu, Bukan Saudaramu, Bukan Bossmu, Bahkan bukan Saya. Bukan. hanya kamulah yang bisa membuat ini semua ini berubah. Ubah cara pandangmu, Ubah Mindsetmu, Ubah Kebiasaanmu, Ubah kelakuanmu. Jangan pernah merasa kamu yang paling menderita. Lihat sekeliling mu masih ada juga yang sedang berjuang seperti mu dan bahkan lebih Terpuruk darimu. Kalau mereka saja masih bisa bangkit, Kalau mereka saja masih bisa berjuang lagi, Kenapa kamu malah Pasrah dan Berdiam diri. Semakin cepat kamu Bangkit dan Maju, Semakin cefat juga kamu pulih dari kegagalanmu. Ketika kamu berada di titik paling rendah satu-satunya jalan untuk kamu adalah naik ke atas. Janganlah takut akan kehancuran karena kehancuran membawamu menuju kesempurnaan Kehancuran membawamu menuju pembaharuan. Sesuatu yang Lebih Baru, Lebih Baik, Lebih Besar, Lebih Megah, Lebih Indah asalkan kamu percaya. Saya yakin kamu bisa, Saya yakin kamu mampu saya tunggu akhir Indah dari ceritamu Saya tunggu kesuksesanmu.”

” Titik terendah bukanlah tempat untuk kamu menyerah, Tapi titik terendah adalah tempat untuk kamu berpijak membangun FONDASI KOKOH nan MEGAH.”

READ  Tidak Ada yang Salah: Memaafkan, Mengikhlaskan dan Sabar
Hosting Unlimited Indonesia

You May Also Like

1 Comment

  1. Mantaps pak…
    Jalani hidup ini dengan “yakin, sabar dan ikhlas”, serta sifat-sifat terpuji lainnya.
    Bukan kah, bukti Allah itu sayang dengan kita karena ‘UJIAN DAN COBAAN’.

    STOP menyerah
    STOP Putus Asa

    Jalani proses dengan tindakan terbaik, yakinlah “siapa yang menanam, dialah yang memetik hasilnya”.

    Tanamkan yang baik….

    Sukses selalu !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares
error: Content is protected !!
0
    0
    Your Cart
    Your cart is empty