Kelalaian, Cepat Berpuas Diri, Menggampangkan dan Tidak Disiplin – Tunggu Kehancuran

Laporan Hasil Pengecekan BMS
Tanggal 23/09/2020

Estate : BAGE
EM : Turmudi
Askor BMS : Sugiharto
Blok Aplik. : D03a
Divisi : 2 (Dua)

Hasil Temuan Pengecekan
Uji Petik Untilan : 93%
Kalibrasi Alat Tabur : 72.2%
APD Karyawan BMS
Apron : 64%
Masker : 52%
S. Tangan : 56%
Kacamata : 56%
Pemeriksaan di Lapangan
Tdk Terpupuk : 0%
Pir. Kotor : 3%
Tdk Merata : 4%
PKK tergenang Terpupuk : 2.5%
Apl Pkk under : 5%
Peletakan pupuk di TPP : 100%*
Penggunaan TPP : 100%
Kokpit BMS: TIDAK UPDATE

Catatan
1. APD team until tidak digunakan saat bekerja.
2. BM pupuk tidak ada yang menggunakan APD.
3. Uji petik tidak Update
4. Mutu hancak tidak konsisten Baik Asisten tempatan, Supervisi.
5. Buku Apel Sore Tidak Update.
6. Proses pengumpulan tidak didalam bak until.

Demikian, Terimakasih.

Ikuti Saya
READ  Komitmen Diri Tahun 2021
Hosting Unlimited Indonesia
Previous Post

No more post

You May Also Like

2 Comments

  1. Jawaban Pak Sugiharto :

    Siap saya salah pak.

    Adapun hasil temuan pengecekan BMS BAGE:
    1. Untuk hasil temuan karyawan pupuk yang tidak memakai APD lengkap merupakan asistensi dari tenaga perawatan pak, hari ini sudah saya bon kan. Saya pastikan besok sudah memakai APD lengkap semuanya pak.

    2. Mendisiplinkan Tenaga BMS yg tidak memakai APD saat bekerja.

    3. Hasil uji petik untilan dan kalibrasi takaran tabur belum standar 100% : Perbaikan lebih teliti saat melakukan uji petik kalibrasi dan dilakukan setiap hari.

    4. Administrasi tidak tertib : Disiplin dalam menjalankan administrasi dan tertib menagih administrasi yg belum lengkap setiap hari.

    Demikian pak, Segala kesalahan yang terjadi merupakan tanggung jawab dan kelalaian saya pak. Siap untuk perbaikan dan mohon arahannya pak

  2. Pak Sugi…
    Thanks sudah menanggapi, semua itu akan memberikan hasil jika kita contohkan, kawal langsung, sering check… Buang kemalasan diri, STOP ngebosi, tidak boleh terlalu percaya.
    Kecenderungan manusia itu “mencari kenikmatan, menghindari sengsara”.

    Budaya kerja salah, merupakan tugas dan tanggung jawab kita untuk merubahnya menjadi standard dan lebih baik. Itu seperti minyak dan air.

    Lakukan terus perbaikan dan standard dalam bekerja, awalnya pasti mengalami penolakan – karena sudah terbiasa dengan kerja jauh dari standard.

    Terpenting dari semua itu, dimulai dari diri sendiri.
    Jujur, amanah, bertanggung jawab, mencontohkan, datangi langsung, jika ada sesuatu yang tidak standard/masalah diselesaikan segera.

    Lakukan terus… Lakukan terus… Sampai menjadi budaya standard kerja tinggi.

    Tetap semangat pak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares
error: Content is protected !!
0
    0
    Your Cart
    Your cart is empty